KKP Dorong Budidaya Ikan Darat Tematik di Kota Metro, Pemkot Siapkan Lokasi
Oplus_131072
Kota Metro–
Pemerintah Kota Metro mendapat kunjungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia dalam rangka mendorong pengembangan program Budidaya Ikan Darat Tematik di Kota Metro. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan ketersediaan protein ikan, sekaligus membuka peluang usaha dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, di ruang kerjanya, Rabu (26/8/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor perikanan yang produktif dan berkelanjutan.
Perwakilan KKP, Fernando Jongguran Simanjuntak, menyampaikan bahwa Budidaya Ikan Darat Tematik, merupakan salah satu program kerja prioritas nasional KKP yang diarahkan untuk dikembangkan di 40.000 titik yang tersebar di 500 kabupaten/kota di Indonesia. Kota Metro menjadi salah satu daerah yang masuk dalam penjajakan pengembangan program tersebut.

“Program ini selaras dengan program kegiatan Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia. Saat ini kami sedang dalam proses mencari calon penerima lokasi dan pada periode pertama ini salah satunya berada di Provinsi Lampung, termasuk Kota Metro,” ujar Fernando.
Ia menjelaskan, KKP telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Metro untuk memperoleh dukungan pemerintah daerah, terutama dalam menyiapkan lokasi yang dinilai potensial untuk pengembangan budidaya ikan tematik.
“Kami berharap Wali Kota beserta jajaran dapat menyiapkan kelurahan-kelurahan yang nantinya bisa menjadi lokasi pembangunan budidaya ikan tematik berupa Recirculating Aquaculture System (RAS),” jelasnya.
Konsep yang ditawarkan dalam program tersebut adalah satu kelurahan satu titik. Dengan 22 kelurahan yang tersebar di lima kecamatan, Kota Metro dinilai memiliki potensi untuk mengembangkan budidaya ikan air tawar secara lebih terarah dan terintegrasi. Data Pemerintah Kota Metro mencatat Kota Metro terdiri atas lima kecamatan dan 22 kelurahan.
Menurut Fernando, pengembangan budidaya ikan darat tematik tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produksi ikan, tetapi juga memperkuat ketersediaan sumber protein masyarakat serta menciptakan peluang ekonomi baru bagi warga.
“Harapan kami, jika program ini berjalan di Kota Metro, kota ini akan memiliki swasembada protein berupa ikan. Kemudian, ini juga dapat menjadi mata pencaharian masyarakat serta menyuplai berbagai kebutuhan, salah satunya SPPG untuk mendukung pemenuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG),” katanya.
Dalam pelaksanaannya, KKP akan memberikan dukungan berupa sarana dan prasarana serta pendampingan. Sementara itu, pengelolaan dan operasional unit budidaya diharapkan dapat dilakukan secara berkelanjutan oleh masyarakat melalui kelembagaan di tingkat kelurahan.
Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menyambut baik rencana pengembangan Budidaya Ikan Darat Tematik tersebut. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Metro dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengoptimalkan potensi sektor perikanan daerah.
(Adv)
